header1.jpg

“Sebagai bagian dari program Reformasi Birokrasi (RB) di BPPT dan menindaklanjuti keputusan Rapat Kerja BPPT tahun 2012, maka sosialisasi penerapan Sistem Tunjangan Berbasis Kinerja (STBK) ini merupakan hal yang penting. Sosialisasi ini diberikan untuk meningkatkan pemahaman kepada seluruh pegawai BPPT mengenai STBK yang akan diterapkan di BPPT,” ungkap Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDM&O) BPPT, Sulaiman Kurdi saat Sosialisasi Penerapan Sistem Tunjangan Berbasis Kinerja di BPPT (3/5). Konsep dasar STBK, menurut Sulaiman merupakan suatu sistem untuk mengatur pemberian tunjangan atau insentif pegawai berdasarkan prestasi kerja. Konsekuensi dari penerapan ini tunjangan baru diterima setelah pegawai bekerja dan dinilai kinerjanya. “Tujuan penerapan STBK ini tentunya selain untuk meningkatkan motivasi kerja pegawai dan meningkatkan kapasitas proses pencapaian target Indikator Kinerja Utama (IKU) unit kerja dan Instansi, juga memastikan terjadinya keterkaitan langsung antara Renstra, Tupoksi dan Kegiatan Individu (walk the talk)”, tambahnya.

Selanjutnya, faktor sukses dari penerapan STBK di masing-masing unit kerja di BPPT adalah komitmen semua pihak untuk memastikan pemenuhan jadwal pada milestone yang telah disepakati bersama. “Selain itu, dibutuhkan integritas dalam menerapkan prinsip BPPT-FIRST dan perencanaan SKI yang objektif untuk kepentingan prestasi capaian unit kerja dan BPPT secara keseluruhan”, ucap Sulaiman.

“Perhitungan tunjangan kinerja atau insentif diberikan kepada semua pegawai BPPT yang aktif per bulannya berdasarkan prestasi kerja atas nilai nominal individu yang ditetapkan sesuai dengan peringkat jabatan yang berlaku baginya. Sementara itu dua unsur utama yang dihitung dalam prestasi kerja yaitu Capaian Kinerja Kehadiran dan Capaian Sasaran Kerja Individu (SKI)”, urai Sulaiman.

“Kehadiran merupakan presentase data rekam jumlah hari kehadiran dibandingkan dengan target tingkat kehadiran yang telah ditetapkan berdasarkan total jumlah hari kerja pada bulan terkait. Sedangkan, SKI dihitung berdasarkan jumlah presentasi kerja atas 3 unsur yaitu tugas strategi, tugas pokok dan tugas tambahan”, paparnya.

Dalam pelaksanaannya, tahapan uji coba pengisian SKI di unit kerja dimulai dari bulan Mei 2012 hingga September 2012. Uji coba tersebut dilakukan dalam rangka implementasi STBK sepenuhnya yang akan dimulai pada Januari 2013 mendatang. Sosialisasi STBK tersebut juga telah dilakukan di Gedung Teknologi 2 Puspitek Serpong pada 2 Mei 2012 lalu, dan dihadiri oleh seluruh pegawai BPPT yang berlokasi di Serpong.