header1.jpg

Pada tanggal 13 Oktober 2010 bertempat di ruang VIP telah dilaksanakan sesi diskusi tentang 5 peran BPPT yang kali ini mengambil Topik "BPPT dalam peran "Audit Teknologiā€ dengan narasumber / kontributor Bapak M.M. Sarinanto serta Bapak Yustiar Gunawan.

Bapak M.M. Sarinanto mengawali pembahasan audit teknologi dengan penjelasan peran BPPT yang telah dilakukan dalam beberapa tahun yang lalu. Dari 5 peran BPPT, ada beberapa peran yang memiliki sesuatu yang khas dan keunikan yaitu peran BPPT sebagai technology clearing house, audit teknologi serta intermediasi teknologi, yang peran tersebut tidak dapat dilakukan oleh lembaga penelitian lain.

Sementara itu Bapak Yustiar Gunawan menjelaskan bahwa audit teknologi berperan didalam memilih teknologi yang akan masuk ke Indonesia. Peran audit teknologi saat ini masih bersifat teknis belum menjadi suatu kebijakan. Peran audit teknologi juga berhubungan dengan technology clearing house, karena audit teknologi dapat menentukan dampak dan efeknya serta ukuran untuk kemandirian bangsa.

Sama seperti pada sesi diskusi pertama, para peserta diskusi bebas mengemukakan ide serta pendapatnya terkait dengan peran BPPT sebagai audit teknologi yang nantinya akan menambah wawasan dan pengetahuan para pegawai BPPT pada umumnya tentang 5 peran BPPT, dan Tim Reformasi Birokrasi yang terkait pada khususnya.